“Cultural Studies”

 

Pengampu: Dr. Anton Novenanto; Wida Ayu Puspitosari, M.Si.; I Wayan Suyadnya, M.Sos

Dominasi pendekatan struktural pada ilmu sosial sejak 1920an memicu reaksi dari beberapa ilmuwan sosial yang kemudian berujung dengan terjadinya cultural turn pada 1980an. Sekalipun dikenal sebagai studi inter- dan multidisipliner, Cultural Studies memusatkan fokus kajian pada dinamika reproduksi “budaya” yang terhubung pada dua variabel kunci dalam analisis kritis: politik dan ekonomi.

Ciri khas analisis budaya adalah bagaimana budaya dibentuk dalam konteks politik dan ekonomi tertentu, dan bagaimana budaya membentuk pola politik dan ekonomi tertentu. Analisis semacam ini berbeda dengan pemahaman struktural yang cenderung melihat budaya sebagai sesuatu yang statis, sinkronis. Cultural Studies mempertimbangkan untuk melihat dinamika dan sifat diakronis dari budaya yang tak pernah lepas dari relasi kekuasaan dan kepentingan ekonomis dari pelakunya.

Pada mata kuliah ini mahasiswa akan diajak untuk memerhatikan hal-hal yang kerap luput dari analisis sosiologi karena dianggap terlalu sepele untuk dipersoalkan sebagai suatu fokus penelitian ilmiah. Cultural Studies bertujuan membongkar struktur politik dan ekonomi regulatif bagi keberlangsungan praktik sehari-hari, misal, gaya hidup, selera dan kesenangan seseorang. Mahasiswa akan dipandu untuk melakukan analisis terhadap struktur kekuasaan yang membingkai terjadinya segala hal yang remeh-temeh itu.

Silabus perkuliahan dapat diunduh di tautan berikut ini: unduh silabus.